Bagaimana Memilih Saham Yang Tepat

Seringkali seseorang yang ingin berinvestasi dalam saham memiliki kendala yang besar akan kekurangtahuan mereka akan banyaknya jenis saham yang ada. Maka sebaiknya sebelum memutuskan untuk membeli suatu saham mereka membutuhkan langkah awal untuk dilalui. Berikut adalah langkah sederhana yang bisa dilakukan seorang pemula dalam memilih saham:
1. Tentukan Tujuan
Ada dua jenis tujuan saat sesorang membeli saham yaitu untuk investasi atau trading. Berinvestasi berarti menjadi seorang investor yang membeli saham untuk disimpan dalam waktu jangka lama sedangkan trading hanya akan menyimpan saham dalam waktu jangka pendek.
Seorang investor biasanya membeli saham saat harga saham itu murah dan akan menjual saham tersebut saat tujuan investasinya sudah terpenuhi. Seperti sudah mendapatkan dividen dan jangka waktu investasi itu lebih dari satu tahun.
Tipe kedua yaitu membeli saham untuk trading. Artinya, mereka yang seorang trader akan membeli saham saat harga akan naik dan menjual sahamnya saat harga tersebut akan turun. Jadi jangka waktu seorang trader tergolong singkat, bisa mingguan, harian, ataupun dalam hitungan jam.
2.Pilih saham yang dikenali
Dari sekian ratus perusahaan yang terdaftar di BIE tentu kita pasti mengalami kesulitan dalam mengenali dan mengetahui semuanya dalam waktu singkat. Maka mulailah dari produk-produk atau jasa yang ada disekitar kita. Mulai dari produk kebersihan yang kita gunakan sampai jasa-jasa transportasi yang kita naiki.
3. Dengarkan analisis praktisi berpengalaman
“Experience is the best teacher.” Hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah mendengarkan orang lain yang sudah bepengalaman. Mendengar di sini bukan berarti sekedar mengiyakan segala saran yang disampaikan orang lain. Tapi kita juga harus mampu menganalisis sendiri, kebenaran atas apa yang orang lain katakan.
4. Mulailah koleksi saham-saham potensial
Setelah mengetahui sedikit banyak mengenai saham. Kita bisa membuat daftar saham-saham yang ingin kita miliki. Biasanya saham potensial tersebut ada dalam indeks lq45. Dan ingat juga prinsip “jangan menyimpan telur dalam satu keranjang.”
5. Analisis saham yang dipilih
Hal terakhir ini seringkali dilupakan para pemula yaitu analisis, analisis bagi investor tentu berbeda dengan trader. Para investor biasa menggunakan analisis fundamental berdasarkan laporan keuangan suatu perusahaan. Dan analisis teknikal yang digunakan oleh trader.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *